RSS

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN SUAMI-ISTRI

03 Jun
  1. Istri tidak lagi mematuhi perintah & larangan suami.
  2. Istri tidak lagi memperhatikan suami, anak-anak, dan rumah tangga.
  3. Timbulnya cemburu yang berlebihan dan hilangnya rasa saling percaya di antara suami-istri.
  4. Tidak ada rasa saling mencintai dan kasih sayang di antara suami-istri.
About these ads
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 3 Juni 2009 in Artikel & Spirit

 

4 responses to “FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN SUAMI-ISTRI

  1. arie zainal

    12 November 2009 at 11:04 PM

    ada 3 faktor yang terjadi pada diri saya…..dan ketiganya itu lah yang sangat mengahantui saya selama ini….faktor no.1, faktor nomer 3 dan 4

     
  2. dede

    12 Januari 2010 at 4:13 PM

    kenapa semua karena istri terus apa kesalahan suami

     
  3. sakut

    18 Februari 2010 at 10:25 PM

    kurang tegas terhadap istri… akhirnya selalu di sepelekan

     
  4. rani suminar

    6 April 2011 at 4:44 PM

    aku istri yang telah diselingkuhi suami pada tahun 2008, aku masih berusaha tegar dengan mengingat ada kedua anak kami, tapi pada tahun 2009 dia melakukan KDRT 2 kali dalam waktu 1 bulan, di depan khalayak ramai, dengan menuduh aku selingkuh, terlihat adanya drmatisir pada saat itu, tapi aku tidak melawan karena sikon tidak tepat, keesokan harinya dia meninggalkan rumah dengan membawa surat nikah miliknya, sejak itu dia tidak pernah memberikan nafkah lahir dan bathin, tambah lagi dia menjatuhkan talak via sms, memfitnah dan menjelek-jelekkanku dilingkungan kerjaku,sampai aku dikeluarkan dari tempatku kerja, selama 2 bulan aku menafkahi kedua anakku tanpa mengantongi uang sepeserpun, tidak ada yang bisa menyuplaiku termasuk keluargaku, aku tertatih dan putus asa mengingat biaya sekolah anak-anakku yang tidak bisa aku bayar, marah, sedih, kecewa,,,semua perasaan campur aduk menjadi satu, sampai aku memberikan anak-anakku pada ayahnya karena aku tidak mau melihat anakku kekurangan,, sungguh sekarang aku menyesali perbuatanku itu,,,akhirnya sekarang jangankan untuk memeluk anak-anakku untuk menelfonnya saja aku tidak diberi ijin oleh ayahnya,,,apa yang harus aku lakukan,,???? sungguh aku mengutuk perbuatanku sendiri memberikan anak-anakku pada ayahnya,,,sampai kapan aku harus dijauhkan dari anak-anakku,,,???

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: