RSS

GUNDAH

24 Mar

langit muram, kau pun tau..

angin menyapu musim, gerimis melintas

pada senja selintas, aq tak tau..

masihkah ku temu malamku

kamu adalah mimpi itu, siapa tau?

dalam jejak senyap semalam menatap hujan

tiada bertanya sedu atau sedan


Titipan dari teman

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Maret 2009 in Puisi

 

6 responses to “GUNDAH

  1. dee1085

    30 Maret 2009 at 7:49 AM

    i love poetry…
    tapi kenapa di ota puisinya pada sedih semua ya…
    mang bikin puisi sedih lebih mudah pa???

     
  2. sweeten

    4 April 2009 at 5:21 AM

    Sbr maz,,
    badai psti berlalu

     
  3. si CempLuk

    5 April 2009 at 9:52 AM

    Ga ush dipikir daLem2 amaT,w0nG amaT aja Ga daLem.keep sMile!!!

     
  4. cempLux

    7 April 2009 at 1:30 PM

    maz TampiLin puisi yanG Laen dunT,nTaR aku nanGis Lho,hiks…hiks..

     
  5. suklowor

    8 April 2009 at 9:25 AM

    puisinya tambah lagi dung….

     
  6. puspita

    16 April 2009 at 4:01 AM

    mikoooooooooooo………………

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: